daily gadgets, computers, and electronic news
26/06
2005

Tentang Spongebob… Lagi?

Sponsored Links

Spongebob SquarepantsBahas Spongebob lagi yuk! :)) Lativi memang sudah tidak lagi mengandalkan Spongebob Squarepants sebagai program acara andalannya, demikian pula dengan Dora The Explorer. Ini seiring dengan dikuranginya slot harian kedua kartun tersebut dan digantikan oleh beberapa kartun baru. Salah satu di antaranya, Fairly Odd Parents, tampaknya digadang-gadang oleh stasiun TV swasta tersebut untuk bisa mengikuti kesuksesan Spongebob. Padahal kartun yg berkisah tentang seorang anak dan 2 peri giginya itu bukan tayangan baru bagi anak-anak, karena sebelumnya sudah pernah diputar di stasiun TV JTV.

Back to Spongebob. Well, gw sendiri udah lama gak nonton si kotak kuning ini di TV. Bukannya bosen, tapi krn semua episode Spongebob udah gw tonton. Semua DVD (bajakan) Spongebob yg dijual di pasaran (baca: toko DVD bajakan), udah gw punya. Ditambah dng beberapa episode yg didownload sendiri di internet dng bantuan program P2P, semacam BearShare. Jadi, semakin lengkap pula alasan untuk tidak perlu menonton Spongebob di layar TV.

Band GeeksSelama ini gw pikir episode Band Geeks adalah episode paling gila dan lucu yg pernah gw tonton. Apalagi didukung dengan lagu penutup, Sweet Victory, yg KEREN ABIS! (sayang, MP3-nya belum dapet sampai sekarang :( kayaknya harus rip dari DVD-nya langsung deh :p ). Okay, I was wrong! The funniest and craziest Spongebob’s episode is Rock-A-Bye Bivalve!!! Episode ini diputar di musim ketiga, satu paket dengan episode Krab Borg yg gak kalah edannya (ayolah, siapa yg gak ketawa liat Spongebob dan Squidward menginterogasi blender, toaster, dan coffee maker) =))

Mrs SpongebobRock-A-Bye Bivalve berkisah tentang Spongebob dan Patrick yg menemukan sebuah bayi tiram (scallop) dan memutuskan untuk mengadopsinya sebagai anak mereka berdua, dimana Spongebob menjadi ibunya, dan Patrick menjadi bapaknya! ‘Mrs Spongebob’ bertugas untuk mengurus rumah dan merawat bayi, sedang ‘Mr Patrick’ bekerja mencari nafkah untuk ‘keluarganya’. Konflik khas suami istri mulai muncul saat sang bapak mulai acuh pada keluarganya, pulang larut malam, dan lebih suka nonton TV ketimbang membantu mengurus anak. Spongebob yg setiap hari sibuk cuci baju, setrika, masak, dan memberi susu pada si bayi akhirnya tidak tahan dan terjadilah pertengkaran ala suami istri =)) =))

Spongebob: Patrick Star, we need to talk.
Patrick: Just one more minute. I gotta…
Spongebob: Don’t “one more minute” me, Mr. Man. (grabs the remote and shuts the TV off)
Patrick: Hey, I’m missing the coconut!
Spongebob: You haven’t been helping at all with Junior! (pulls Junior over in his baby carriage) We made a commitment and you’re not doing your share! You never do anything.
Patrick: I changed his diaper!
Spongebob: Yeah, once.
Patrick: He’s only this big. (portrays Junior’s size with his fingers) How many diapers could he possibly use?
Spongebob: (opens the lid on a metal trash can filled with dirty diapers) Mmm?!
Patrick: Aw, that’s not so much.
Spongebob: (runs over to the corner of the room, where two bags and another metal trash can sit, full of diapers) Mmm?!
Patrick: So?
Spongebob: (opens the refrigerator; a pile of dirty diapers falls out) Mmm?! (pulls the cover off the couch, revealing it to be made up of dirty diapers) Mmm?! (tears a layer of wallpaper off the wall; the inside is filled with dirty diapers) Mmm?! (takes Patrick upstairs and opens the window, pointing to a trash truck outside that is scooping up piles out of a mountain of dirty diapers; Patrick whimpers)
Patrick: (starts to tear up) I had no idea! What kind of father am I?! I’ll make it up to you, buddy. I promise. (cuts to Patrick, in work uniform, and Spongebob standing in front of the pineapple)

Mr PatrickBapak Patrick kemudian berjanji besok tidak akan pulang telat lagi dan akan membantu mengurus junior, si bayi. Ternyata janji tinggal janji. Keributan terjadi lagi, dan ketahuan bahwa yg dimaksud oleh Patrick bahwa selama ini ia ‘banting tulang mencari nafkah’ adalah pindah dari rumah nanas Spongebob ke rumah batunya sendiri untuk menonton TV dan tidur-tiduran =)) Pada puncak keributan, si junior ternyata sudah bisa terbang (tidak perlu dipermasalahkan knp tiram bisa terbang di Bikini Bottom, ok?) dan keduanya berbaikan kembali. Patrick pun menyarankan kepada Spongebob untuk mengadopsi anak lagi :))

Seusai menonton episode tersebut, yg pertama terpikir di benak gw adalah kontroversi masalah Spongebob gay yg beberapa waktu lalu sempat heboh di Amerika

In a new video to be distributed to 61,000 schools across the nation, homosexual activists are using popular children’s TV characters such as SpongeBob SquarePants and Barney the dinosaur to surreptitiously indoctrinate young children into their lifestyle, a pro-family activist group charges.

Seperti tertulis di atas, sekelompok aktivis homo-seksual menggunakan karakter Spongebob dan Barney untuk ‘memperkenalkan’ aliran dan paham mereka. Video tersebut dibuat oleh organisasi We Are Family dengan menggunakan backsound lagu hits 70′an We Are Family (sorry, liriknya gak nemu). Pada saat pertama kali mendengar tentang isu ini, gw langsung merasa aneh dan muak pada penyebar2 isu tersebut. Terlalu dibuat2. Sama halnya dng isu Pokemon keturunan Lucifer atau urban legend mengenai anak-anak yg tenggelam di laut gara-gara ingin mencari rumah nanas Spongebob. Apalagi pada kenyataannya, tidak hanya Spongebob saja yg muncul di video tersebut. So, kenapa harus Spongebob yg diserang? :-?

Characters appearing in the video are from award-winning shows including “Arthur,” “Barney,” “Bear in the Big Blue House,” “Between the Lions,” “Blue’s Clues, Bob the Builder,” “The Book of Pooh,” “Clifford the Big Red Dog,” “Dora the Explorer,” “Jimmy Neutron,” “JoJo’s Circus,” “Kim Possible,” “Lilo and Stitch: The Series,” “Little Mermaid,” “Madeline,” “The Magic School Bus,” “The Muppet Show,” “The Proud Family,” “Rugrats,” “Sesame Street,” “SpongeBob SquarePants,” and “Zoom.”

The video also features cameo appearances by entertainers Bill Cosby, Diana Ross and Whoopi Goldberg.

Spongebob Squarepants The MovieCerita Rock-A-Bye Bivalve memang tidak dapat disalahkan jika membawa sekelompok orang berpandangan sempit untuk berpikir bahwa Spongebob dan Patrick adalah gay, atau setidaknya membawa ajaran gay. Mereka tinggal serumah dan mengadopsi anak. Tapi perlu diingat, dalam dunia Bikini Bottom, Spongebob dan Patrick masih anak kecil. Masih suka dimanja oleh neneknya (episode Grandma’s Kisses) ataupun orang tuanya (episode I’m With Stupid). Memang agak bias dengan keseharian Spongebob yg sudah bekerja, ya tapi itulah mereka. Yg digambarkan di situ adalah dunia anak kecil yg berusaha untuk menjadi dewasa. Yg sudah menonton Spongebob Squarepants The Movie tentunya akan bisa memahami hal ini. Betapa sebuah kumis dianggap sebagai sebuah lambang kedewasaan yg dapat mengubah mereka berdua menjadi lebih percaya diri.

Sebagai penutup, simak potongan lirik lagu Now That We’re Men dari OST Spongebob SquarePants The Movie.

Now that we're men, we can do anything
Now that we're men, we are invincible
Now that we're men, we'll go to shell city
Get the crown, save the town and Mr. Krabs

Now that we're men, we have facial hair
Now that we're men, I change my underwear
Now that we're men, we got a manly flair
We got the stuff, we're tough enough to save the day

We never had a chance when we were kids, no no no
But take a look at what we've already did, ha ha ha

Ini termasuk posting penting atau gak penting ya? :-?

Tentang Spongebob… Lagi? is written by cosa and posted under Funny & Weird, Personal Rants , , , , , , , . If you like it, you might consider subscribing to our feed or receive our latest posts via email. Or else, you could also bookmark it to your favourite social bookmark sites. Further information about this article can be found .

3 Comments (leave yours)

  1. 1

    Sweet Victory is a Cool song!!!

  2. 2

    Gak penting Blas mas cosa….

  3. 3

    aku suka smuaaaaaa…..episode spongebob yang ada squidward, terutama yang episode “The Thing, Krusty Tower, sama Opposite Day”.

Leave a comment